TANAMAN HIDROPONIK

Salah satu cita-cita muliaku adalah memiliki kebun sayuran sendiri di rumah. Khayalanku adalah setiap aku butuh sayuran maka aku akan memetiknya langsung di kebun. Sunguh amat mulia..hi..hi..Aku sudah sempat mencobanya sebelum rumah dan halaman rumah ku di renovasi. Hasilnya walau belum memuaskan dan banyak menuai kegagalan tapi tidak terlalu memalukan untuk diuji ulang. Kali ini aku berencana ingin memiliki tanaman hidroponik mengingat harga tanah lembang ( tanah yang bagus untuk berkebun ) cukup mahal dan ribet belinya, belum lagi tanah di pot suka habis kalau kena air hujan sehingga harus selalu ditambah secara berkala ke pot. Berikut ini adalah artikel yang aku sarikan dari Majalah Kartini no 2094.
Kata hidroponik berasal dari kata hidro, yaitu air, dan ponus berarti daya. Secara keseluruhan, hidroponik berarti tanaman yang dibudidayakan dengan air. jadi, tidak menggunakan media tanah sebagai tempat tumbuhnya. Tanaman hidroponik beda dengan tanaman organik, tanaman organik tanpa menggunakan larutan pestisida kalau hidroponik bisa saja menggunakan larutan pestisida. Media dari tanaman hidroponik dapat berupa talang air, akuarium, galon aqua atau apapun yang bisa di isi air. Untuk benih dan pupuk hidroponik bisa didapat di toko pertanian, atau di supermarket terdekat. Kalau di Bandung, bisa dicari di TOSERBA BORMA.
Cara menanamnya sebagai berikut :
1. Ambil media tanam seperti gelas plastik bening bekas. isi dengan bubuk arang sekam yang telah dibakar dengan suhu tertentu untuk mematikan mifkoorganisme pangganggu tanaman. atau cari saja di tukang bunga, atau beli di toko pertanian.
2. Sebarkan benih di atasnya. Waktu semai, berkisar antara 13-15 hari, pindahkan tanaman ke media air misalnya berupa talang air.
3. Selesai, tinggal dirawat dan diberi pupuk

Kelebihan lain dari tanaman hidroponik, akar sayuran ini dibiakan melekat, sehingga relatif lebih tahan dari kebusukan. Bila kita menyimpannya pasa suhu ruangan, tanaman pun bisa awet hingga seminggu lamanya. bila disimpan di dalam lemari pendingin, umumnya lebih tahan lagi, hingga dua minggu. Jadi teman-teman kita coba yu menanam tanaman hidroponik….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: