Listrik Pra bayar

Rumah baru dengan pemasangan listrik baru dan cara bayar yang baru pula. Ketika pertama kali kredit rumah kami diberitahu kalau listrik kami nanti akan menggunakan sistem pulsa. Pulsa kita beli terus dimasukkan no-nya maka listrikpun langsung dapat digunakan. Tadinya kami bingung bagaimana cara kerjanya, dimana beli pulsanya, lalu bagaimana kalau salah kirim pulsanya terus kalau pulsa habis kebayang gelap gulita,iih malu-maluin. Dan yang terpenting lagi bagaimana caranya ngecek pulsa apakah ngeceknya sama kaya ngecek dihandphone? Pokoknya kita serba bingung dan ketakutan.

Tatapi setelah dipasang listriknya maka semua ketakutan dan kebingungan itu hilang. Alat meteran listriknya dilengkapi dengan layar untuk mengecak saldo kwh ( kayak pulsa dihandphone ). Pada layar dimeteran tercantum jumlah kwh sehingga kita bisa melihat kapanpun kita mau mengenai sisa kwh kita atau penambahan kwh pada saat membeli pulsa.

Pada waktu pemasangan kita masing-masing diberi 30 kwh. Kita juga diberi tahu cara pembelian dan pemasukan no pulsa ke meteran listrik kemudian kita juga dikasih kartu yang didalamnya terdapat nomor identitas. Kartu itu berguna untuk pembelian pulsa listrik berikutnya.

Setelah dipasang dan beri pulsa gratis kami mulai sering melihat ke meteran untuk mengecek jumlah pulsa yang tersisa. Kami takjub dengan penggunaan listrik kami. Bayangkan saja satu hari cuma habis kurang di 1 kwh. Satu minggu sekitar 5 atau 6 kwh. Aku pikir hemat juga. Oh ya memang di rumah kami tidak terlalu banyak menggunakan listrik, sebagai perbandingan di rumah aku mencuci baju 2 kali seminggu dengan mesin cuci, pemakaian komputer sekitar 1 kali seminggu itupun dipakai buat main game atau mendengarkan musik. Ngecass handphone 2 (punyaku dan punya suami ), ngecass lap top 2 (punyaku dan punya suami), ngeprint berkali-kali dalam seminggu, lampu hemat energi sekitar 6 titik. Rice cooker yang tiap hari digunakan untuk memasak atau menghangatkan nasi dengan listrik 500 watt untuk rice cooker, terus setrika yang 175 watt juga seminggu dua kali. oh yan tv yang kami miliki adalah tv yang kecil (14 inchi )dan cuma satu-satunya tv di rumah kami. Kemarin alat elektronik kami bertambah dengan adanya dvd. Siang hari rumah memang jarang ditinggali karena kami semua beraktivitas dan anak dititipkan dineneknya maka aktivitas kami mulai setelah sore hari. Mudah-mudahan keterangan di atas bisa digunakan sebagai perbandingan bagi yang ingin menggunakan listrik pra bayar.

Pulsa listrik bisa dibeli di mana saja asal pulsa itu tersedia, di kantor pos, bank bukopin atau di BPR. Kami kemarin beli malah di rumah biasa yang menjual pulsa listrik.

Pengalaman pada saat membeli pulsa adalah sebagai berikut. Kami membeli 50.000 rupiah. Kemudian si penjual meminta kartu listrik kami lalu di beli pulsa melalui internet (e-bangking). Dia masukan no kami dan jumlah uang kami) Kemudian kami diberi kertas yang berisi no pulsa yang harus dimasukan kedalam meteran listrik. Dikertas itu tertera jumlah uang yang dibayarkan, biaya adm bank sebesar Rp 3.000. Kalau tidak salah biayanya itu saja. Lalu no pulsa. Disitu juga tertera jumlah kwh sebesar 67 kwh.

Setelah pulang Suamiku lalu memasukkan no yang tertera pada kertas itu ( no pulsa ada 20 digit ). Tidak usah takut salah memecet nomor karena pada meterannya terdapat alat penghapusnya semacam backspace kalau pada komputer. setelah selesai maka suamiku memencet tanda enter dan taram…..pulsa pun bertambah sebanyak 67 kwh. Kalau ternyata di rumahku dengan perincian penggunaan diatas hanya menggunakan 6 kwh saja perminggu berarti dengan uang 50.000 kami bisa menggunakan listrik selama sebulan lebih. Ruaaar biasa.

Penggunaan listrik pra bayar menurutku sangat menguntungkan karena pulsa listrik yang setiap saat dapat kita lihat maka otomatis kita selalu ingin menghemat listrik. Kalau ada lampu yang tidak terpakai selalu ingin kita matikan. Mau memakai komputer jika tidak produktif juga kita jadi ragu-ragu. Ngecass Handphone tidak berlama-lama dibiarkan. Begitu batre penuh segera dicabut. Pokoknya Hemat energi deh…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: